PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI ANTROPOLOGI BUDAYA
FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN
INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG
1). Peneliti, lulusan mampu merancang dan melakukan penelitian melalui pendekatan etnografi dengan menggunakan teori-teori Antropologi Budaya untuk pengembangan IPTEKS serta menemukan solusi terhadap permasalahan budaya Minangkabau dan Melayu.
2). Praktisi dan Konsultan Budaya, lulusan mampu menerapkan pengetahuan Antropologi Budaya sebagai praktisi dan konsultan budaya secara profesional.
3). Entrepreneur, lulusan mampu melakukan kegiatan pengembangan wirausaha berbasis budaya Minangkabau dan Melayu sesuai dengan perkembangan IPTEKS.
KOMPETENSI LULUSAN
Lulusan Prodi Antropologi Budaya secara khusus disebut Antropolog. Seorang Antropolog adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi, merumuskan solusi, menganalisis dan memahami kompleksitas budaya manusia, termasuk norma, nilai, tradisi, ritual, simbol dan praktik budaya dalam konteks masyarakat tertentu, dengan memperhitungkan konsekuensi budaya dari tindakan yang diambil. Seorang antropolog terampil dalam menggunakan berbagai metode penelitian kualitatif, seperti observasi partisipatif, wawancara mendalam, analisis tekstual, dan analisis naratif untuk memahami budaya dan masyarakat, serta memiliki pemahaman yang kuat tentang berbagai teori dan paradigma dalam antropologi serta kemampuan untuk menerapkannya dalam analisis budaya. Lulusan antropologi budaya dapat menganalisis fenomena budaya dalam konteks historis, sosial, politik, dan ekonomi yang relevan, serta memahami interaksi antara budaya dengan faktor-faktor tersebut. Antropolog memiliki kepekaan terhadap keragaman budaya dan mampu menghargai perspektif-perspektif budaya yang berbeda, serta bekerja secara kolaboratif dalam lingkungan multikultural. Antropolog budaya dapat berkontribusi dalam pengembangan kebijakan publik, program pengembangan masyarakat, dan memiliki inisiatif dalam pengembangan wirausaha berbasis budaya Minangkabau dan Melayu.
