Pelantikan pengurus HMJ Antropologi Budaya ISI Padang Panjang Periode 2026/2027

Penulis : Indah Mutia Sari (Humas HMJ Antropologi Budaya)

Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Antropologi Budaya Institut Seni Indonesia Padangpanjang periode 2026/2027 telah sukses diselenggarakan pada hari senen 04 Mei 2026, acara dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Q4. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat namun tetap hangat, dihadiri oleh Ketua Program Studi Antropologi Budaya, Mutia Kahanna, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Program Studi Septriani M.A., pembina lama dan pembina baru HMJ, dosen Antropologi Budaya, staf administrasi prodi, serta mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan terbaru dan kepengurusan lama.

Pelantikan ini menjadi momentum penting sebagai titik awal perjalanan kepengurusan HMJ Antropologi Budaya dalam mengemban amanah organisasi selama satu periode ke depan. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi, Mutia Kahanna, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa HMJ bukan sekadar wadah aktivitas organisasi mahasiswa, melainkan juga ruang pembelajaran yang strategis untuk mengasah kemampuan akademik, kepemimpinan, serta kepekaan sosial dan budaya.

Ia juga berharap agar para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga solidaritas tim, serta membangun semangat kolaborasi yang berkelanjutan. Menurutnya, HMJ memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang kritis, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua HMJ terpilih, Esa Rahmadani, dalam pidato perdananya menyampaikan komitmennya untuk membangun organisasi yang aktif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa Antropologi Budaya. Ia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sama dalam menciptakan program-program yang berdampak serta memperkuat rasa kebersamaan dalam organisasi.

Esa juga menyoroti pentingnya peran pembina baru, Arief Irvan, M.Sos., yang diharapkan dapat memberikan arahan dan pendampingan dalam menjalankan roda organisasi secara optimal. Kehadiran pembina dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga keberlangsungan serta kualitas program kerja HMJ.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni formal semata, tetapi juga menandai dimulainya proses pembentukan kepemimpinan mahasiswa yang kuat, progresif, dan bertanggung jawab. Dengan semangat baru, HMJ Antropologi Budaya periode 2026/2027 diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta kontribusi nyata dalam mendukung perkembangan akademik dan budaya di lingkungan kampus.